© Reuters.

Harga minyak turun pada Selasa (04/08) pagi dipicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan permintaan bahan bakar akibat gelombang baru covid-19 di seluruh dunia mendorong tindakan pembatasan ketat kala negara produsen utama juga meningkatkan produksinya.

Harga minyak WTI turun 0,85% di $40,66 per barel pukul 11.02 WIB dan harga minyak Brent melemah 0,86% ke $43,77 per barel menurut data Investing.com.

Penurunan ini terjadi setelah harga WTI naik 1,8% dan Brent menguat 1,5% pada Senin menurut laporan yang dilansir Reuters Selasa (04/08) pagi di tengah hasil positif aktivitas manufaktur di Asia, Eropa dan Amerika Serikat menunjukkan pabrik-pabrik mulai keluar dari dampak terburuk pandemi covid-19.

Menekan permintaan bahan bakar, kota-kota di dunia mulai dari Manila hingga Melbourne kembali memperketat tindakan pembatasan untuk mengendalikan kenaikan jumlah infeksi baru, sementara Norwegia menghentikan lalu lintas perjalanan kapal pesiar di Eropa.

Sementara analis memperkirakan pasokan produk olahan AS naik pekan lalu, menurut jajak pendapat awal laporan menjelang data yang akan diumumkan kelompok industri American Petroleum Institute (API) pada Selasa dan pemerintah AS Rabu nanti.

Lima analis memperkirakan,rata-rata pasokan bensin AS meningkat 600.000 barel. Pasokan sulingan, yang meliputi diesel dan minyak pemanas, kemungkinan tumbuh sebesar 800.000 barel, sedangkan pasokan minyak mentah diperkirakan turun 3,3 juta barel hingga pekan terakhir 31 Juli.

Produsen Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara mitra lainnya, atau dikenal sebagai OPEC+, meningkatkan produksi bulanan hingga menambah pasokan sekitar 1,5 juta barel per hari. Produsen AS juga berencana memulai kembali produksi yang ditutup dan pasokan tetap mendekati tingkat tertinggi dalam sejarah.

Source : id.investing.com