© Reuters.

Harga minyak turun pada Rabu (21/10) pagi setelah pasokan di Amerika Serikat mengalami peningkatan sehingga menambah kekhawatiran atas kelebihan pasokan global di tengah lonjakan kasus covid-19 di seluruh dunia memicu kekhawatiran terhadap permintaan bahan bakar.

Harga minyak WTI turun 0,48% di $41,50 per barel pukul 09.53 WIB dan harga minyak Brent turun 0,51% di $42,94 per barel menurut data Investing.com.

Menurut Reuters Rabu (21/10) pagi, pasokan minyak mentah naik 584.000 barel hingga pekan terakhir 16 Oktober menjadi sekitar 490,6 juta barel, data dari kelompok industri American Petroleum Institute (API) menunjukkan, dibandingkan dengan ekspektasi analis penurunan sebanyak 1 juta barel.

Menambah tekanan, jumlah kasus positif covid-19 terus bertambah di seluruh dunia hiingga melampaui 40 juta pada hari Selasa dan beberapa negara di Eropa memberlakukan langkah-langkah pembatasan baru.

“Pasokan minyak AS yang tinggi memicu kekhawatiran kelebihan pasokan tatkala terus meningkatnya jumlah kasus virus di seluruh dunia, ini dapat menghambat pemulihan permintaan bahan bakar,” kata Satoru Yoshida, analis komoditas di Rakuten Securities.

Terkait pasokan, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara sekutu lainnya, bersama-sama dikenal sebagai OPEC+, berencana untuk mengurangi penurunan produksinya pada bulan Januari dari 7,7 juta barel per hari (bph) yang ada saat ini menjadi sekitar 5,7 juta bph pada bulan Januari.

Source : id.investing.com