Harga Minyak Turun, Pasar Nantikan Rapat Produksi OPEC+

Harga minyak turun pada Jumat (26/02) pagi seiring langkah investor menunggu pertemuan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutu (OPEC+) yang dijadwalkan pada minggu depan.

Harga minyak Brent turun 0,45% ke $65,82 per barel menurut data Investing.com pukul 09.38 WIB dan harga minyak WTI turun 0,55% ke $63,18 per barel.

Pertemuan OPEC+ akan diawasi dengan cermat untuk mengamati setiap perubahan yang dilakukan oleh kelompok tersebut terkait soal tingkat produksi seiring terus pulihnya harga.

Arab Saudi menjanjikan pengurangan produksi tambahan pada awal tahun dan ini membantu mengurangi persediaan serta mencegah kekhawatiran kelebihan pasokan. Namun, ada indikasi negara anggota lain akan mengusulkan untuk menjaga pasokan tetap stabil, sementara Rusia bisa berpotensi mendorong peningkatan produksi.

Pengetatan pasar berlanjut setelah cuaca dingin minggu sebelumnya di Texas dan sekitarnya. Produsen perlahan-lahan kembali terus menghasilkan jutaan barel produksi yang sempat terganggu oleh cuaca.

Kondisi tersebut memperlihatkan penyebaran waktu untuk kontrak berjangka New York dan kontrak berjangka Brent yang menentukan dalam struktur kemunduran bullish.

Goldman Sachs (NYSE:GS) Group Inc. memperkirakan kontrak berjangka Brent akan naik ke level $70 selama dua kuartal berikutnya dan bahkan beberapa investor memperkirakan ada potensi kenaikan ke $100 untuk jangka panjang.

Dari sisi permintaan bahan bakar, berlanjutnya tanda-tanda pemulihan ekonomi yang masih lambat namun stabil dari COVID-19 secara global meningkatkan sentimen investor. Peluncuran vaksin global juga berlanjut, menambah optimisme untuk pemulihan ekonomi global yang cepat.

Source : id.investing.com