© Reuters.

Harga minyak turun pada Selasa (20/10) pagi setelah Komite Pemantauan Bersama Kementerian OPEC+ tidak menyebutkan adanya perubahan rencana untuk lebih menurunkan pengurangan produksi minyak mulai Januari 2021.

Harga minyak WTI turun 0,80% di $40,73 per barel menurut data Investing.com pukul 09.57 WIB dan harga minyak Brent melemah 0,87% di $42,25 per barel.

Mengutip laporan Bloomberg, Menteri Perminyakan Arab Saudi Pangeran Abdulaziz Bin Salman meminta aliansi OPEC+ untuk bersikap proaktif menghadapi permintaan yang tidak pasti. Para menteri perminyakan bertemu membahas soal tidak meratanya permintaan minyak. 

Trader juga mengamati tanda-tanda anggota parlemen di Washington dapat menyetujui kesepakatan stimulus sebelum pemilihan presiden AS November di tengah munculnya kasus-kasus baru pandemi yang mengancam pemulihan.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Ketua DPR AS Nancy Pelosi kembali akan membahas kesepakatan stimulus di tengah penolakan terhadap paket bantuan di Senat yang dikuasai mayoritas oleh Partai Republik.

Jika ketidakpastian pasar berlanjut hingga bulan depan, OPEC+ kemungkinan akan memutuskan untuk mengembalikan pasokan lebih sedikit dari yang direncanakan 1,9 juta barel per hari pada Januari, analis Citigroup (NYSE:C) Inc. Ed Morse menulis dalam laporan. Sementara itu, Sandy Fielden dari Morningstar mengatakan minyak mentah acuan global dan AS dapat turun kembali ke kisaran $30 per barel jika pemulihan ekonomi tetap lambat dan produsen tidak memangkas produksi.

Source : id.investing.com