© Reuters.

Harga minyak turun pada Selasa (30/06) pagi di tengah berkurangnya optimisme atas pemulihan langsung permintaan bahan bakar karena meningkatnya jumlah kasus covid-19 dan ekspektasi kenaikan pasokan di AS juga turut membebani pasar.

Sampai pukul 10.13 WIB, harga Minyak Mentah WTI Berjangka turun 0,60% ke $39,46 per barel dan harga Minyak Brent Berjangka melemah 0,38% di $41,69 per barel menurut data Investing.com.

Pada hari Senin menurut laporan yang dilansir Reuters Selasa (30/06) pagi, optimisme pasar kembali muncul setelah meningkatnya penjualan rumah lama di Amerika Serikat dan ini memperkuat pandangan bahwa permintaan bahan bakar global akan terus meningkat kala perekonomian dibuka kembali setelah tindakan pembatasan covid-19.

Tetapi saat yang sama, jumlah kasus covid-19 terus mengalami peningkatan di wilayah selatan dan barat daya negara-negara bagian AS.

Pasar kini kembali akan mengamati tanda-tanda pemulihan permintaan dari data kelompok industri American Petroleum Institute Selasa dan juga dari pemerintah AS pada Rabu.

Di sisi penawaran, investor juga memantau apakah Libya, yang dapat menghasilkan sekitar 1% dari pasokan minyak global, dapat melanjutkan kegiatan ekspornya sejak ditutup bulan Januari silam akibat dilanda perang saudara.

Perusahaan Minyak Nasional (NOC) Libya mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya membuat kemajuan dalam pembicaraan dengan negara-negara tetangga untuk mencabut blokade.

Source : id.investing.com