© Reuters.

Harga minyak mentah turun tipis pada Senin (24/08) pagi di tengah terjangan badai yang mengepung Teluk Meksiko, menutup lebih dari setengah produksi minyak di kawasan tersebut. Hal itu terjadi meskipun pergerakan harga dibatasi oleh kekhawatiran mengenai permintaan bahan bakar akibat dampak pandemi covid-19.

Pukul 11.04 WIB, harga minyak WTI turun tipis 0,09% ke $42,30 per barel menurut data Investing.com dan harga minyak Brent melemah 0,07% di $44,90 per barel.

Pada hari Minggu menurut Reuters Senin (24/08) pagi, Badai Marco dan Badai Tropis Laura menghantam wilayah Karibia dan Teluk Meksiko sehingga memaksa perusahaan energi untuk menarik para pekerja keluar dari anjungan lepas pantai dan menghentikan produksi minyak.

Para produsen telah menutup 58% produksi minyak lepas pantai Teluk dan 45% pasokan gas alam pada hari Minggu. Wilayah ini menyumbang 17% dari total produksi minyak AS dan 5% dari produksi gas alam AS.

Jumlah kematian global akibat virus melampaui 800.000 pada hari Sabtu, menurut data laporan, dengan Amerika Serikat, Brasil, dan India memimpin peningkatan kematian.

Namun, menambah dukungan pergerakan harga yakni laporan dari anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara minyak lainnya, termasuk Rusia, bahwa negara-negara kelompok OPEC+ yang melampaui target pasokan dari Mei hingga Juli perlu memangkas produksi lebih dari satu juta barel per hari selama dua bulan sebagai kompensasi dari kebijakan sebelumnya.

Source : id.investing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *