Harga minyak mentah dunia kembali pulih pada perdagangan Selasa (17/3). Meski harga masih bergerak fluktuatif karena penyebaran virus corona menyengat ekonomi dan mengganggu permintaan minyak.

Melansir Bloomberg, pukul 09.19 WIB, minyak Brent pengiriman Mei 2020 ke level US$ 30,23 per barel atau 0,37%. Setelah mencapai tertinggi US$ 31,25 per barel.

Sedangkan, minyak West Texas Intermediate (WTI) pengiriman April 2020 ke US$ 28,70 per barel atau naik 2,23%.

Amerika Serikat (AS) mengatakan akan mengambil keuntungan dari murahnya harga minyak untuk mengisi Strategic Petroleum Reserve (SPR). Negara dan perusahaan lain sedang merencanakan langkah serupa untuk mengisi tangki penyimpanan.

“Tetapi fasilitas penyimpanan itu dengan cepat terisi. Jika penyimpanan benar-benar memenuhi, membatalkan permintaan itu, harga minyak pasti akan runtuh lebih jauh, dan pasar global kemudian harus berharap bahwa perselisihan antara Arab Saudi dan Rusia diselesaikan sebelum kita mencapai titik itu,”kata Stephen Innes, kepala strategi pasar di AxiCorp.

Asal tahu, Arab Saudi dan Rusia memulai perang harga setelah gagal menyetujui perpanjangan kesepakatan untuk memangkas produksi guna mendukung pasar. Situasi ini kian memperparah dampak dari pandemi virus corona yang dampak pada permintaan minyak.

Source : kontan.co.id