Jelang tengah siang, harga emas spot berada di US$ 1.878,92 per ons troi

Sempat naik, harga emas melanjutkan koreksi. Rabu (18/11), pukul 11.10 WIB, harga emas berada di US$ 1.878,92 per ons troi, turun 0,08% dari penutupan perdagangan kemarin.

Koreksi harga emas dipicu oleh optimisme perkembangan vaksin virus corona. Meski begitu, penurunan harga emas tertahan oleh tingginya kasus virus corona di AS dan Eropa yang mengaburkan prospek pemulihan ekonomi.

“Kita semua memiliki optimisme tentang vaksin, tapi kita juga melihat AS dan Eropa masih berjuang dengan pandemi,” kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA seperti dikutip Reuters.

“Tren jangka panjang masih mendukung emas untuk reli, tetapi kami melihat beberapa investor meninggalkan taruhan bullish. Berita vaksin bagi sebagian banyak orang telah membuat istilah memegang emas lebih lama menjadi kurang menarik.” 

“Emas terjebak dalam suatu kisaran. Itu terbatas pada batas atas, US$ 1.900 adalah level kunci resistensi, dan US$ 1.850 adalah kunci support, “kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

“Emas akan tetap didukung karena semua orang percaya itu, selanjutnya inflasi tahun akan memanas dan Federal Reserve AS akan tidak melakukan apa-apa,”tambahnya.

Source : cnbcindonesia.com