Harga minyak melonjak pada Senin (13/04) pagi setelah tercapainya kesepakatan penting antara OPEC dan negara-negara produsen lain untuk memangkas jumlah rekor produksi.

Minyak Mentah WTI Berjangka AS AS melonjak 5,01% ke $23.90 per barel pukul 09.44 WIB menurut data Investing.com. Dan Minyak Brent Berjangka internasional juga melonjak 4,32% ke $32.84 per barel.

Mengutip Reuters Senin (13/04) pagi, kelompok negara-negara penghasil minyak yang dikenal sebagai OPEC+ termasuk Rusia mengatakan telah sepakat mengurangi produksi sebanyak 9,7 juta barel per hari (bph) periode Mei-Juni. Kesepakatan itu tercapai setelah melakukan perundingan selama empat hari berturut-turut.

Namun, pertanyaan besar menyeruak dari investor tentang apakah pandemi covid-19, yang telah merusak pertumbuhan ekonomi global, akan segera mencapai puncaknya di Amerika Serikat dan Eropa seperti yang diharapkan. Krisis virus ini memicu anjloknya permintaan minyak dunia.

OPEC+ mengatakan dalam konsep pernyataan bahwa pihaknya memperkirakan total pemotongan minyak global mencapai lebih dari 20 juta barel per hari, atau 20% dari pasokan global. Kesepakatan ini efektif berlaku pada tanggal 1 Mei mendatang.

Kesepakatan itu termasuk kontribusi dari negara-negara non-anggota, pemotongan sukarela dari beberapa anggota OPEC+ dan pembelian strategis oleh konsumen terbesar di dunia, ungkap sumber.

Namun ini tidak sepenuhnya tak mampu mengejar kekurangan 30 juta barel per hari dari konsumsi bahan bakar di seluruh dunia yang telah dihancurkan oleh pandemi covid-19.

Source : investing.com