FILE PHOTO: Marked ingots of 99.99 percent pure gold are placed in a cart at a plant owned by Krastsvetmet, one of the world’s biggest manufacturers of non-ferrous metals, in Krasnoyarsk, Russia April 9, 2019. REUTERS/Ilya Naymushin/File Photo

Harga minyak melanjutkan kenaikan pada Selasa (01/09) pagi di Asia setelah menteri energi Saudi yang baru diangkat Pangeran Abdulaziz bin Salman mengisyaratkan komitmennya untuk melanjutkan pengurangan produksi.

Minyak Mentah WTI Berjangka diperdagangkan naik sebesar 0,5% mencapai $58,12 pada pukul 10.42 WIB. Minyak Brent Berjangka Internasional meningkat 0,4% ke $62,85.

Keuntungan itu terjadi usai Pangeran Abdulaziz mengatakan tidak akan ada perubahan radikal dalam kebijakan minyak kerajaan dan kesepakatan global untuk memotong produksi minyak sebesar 1,2 juta barel per hari akan tetap dipertahankan.

Ia juga mencatat bahwa aliansi OPEC+ akan berlaku untuk jangka panjang.

Data ke depan, laporan mingguan persediaan minyak mentah AS dari American Petroleum Institute (API) akan dirilis hari ini. API melaporkan minggu lalu bahwa cadangan minyak naik sebanyak 0,40 juta barel, terlepas dari data pemerintah AS, dirilis sehari kemudian, yang menunjukkan kemunduran selama tiga minggu beruntun.

Dalam berita lain, klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut bahwa Iran memiliki situs senjata nuklir rahasia juga menjadi fokus karena klaim itu meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.

Netanyahu mengklaim bahwa Teheran telah mengembangkan senjata atom pada sebuah fasilitas di Abadeh, selatan kota Isfahan Iran.

“Di situs ini, Iran melakukan percobaan untuk mengembangkan senjata nuklir,” kata Netanyahu.

Situs itu dihancurkan setelah Israel menemukannya, ucap perdana menteri. “Mereka (intelijen Israel) menghancurkan situs itu. Mereka hanya memusnahkannya.”

Dalam komentar yang ditujukan untuk para pejabat Iran, ia menambahkan: “Israel tahu apa yang Anda sedang lakukan, Israel tahu kapan Anda akan melakukannya, dan Israel tahu di mana Anda melakukannya.”

Iran membantah tudingan pemimpin Israel itu, menurut media yang didukung negara Qatar Al Jazeera.

Source : investing.com