© Reuters.

Harga minyak turun pada Jumat (10/07) pagi di tengah kekhawatiran pemberlakuan kembali tindakan pembatasan baru setelah terjadi lonjakan kasus covid-19 di Amerika Serikat dan juga di negara lain sehingga berpotensi akan menekan permintaan bahan bakar.

Harga Minyak Mentah WTI Berjangka turun 0,83% ke $39,29 per barel menurut data Investing.com pukul 10.09 WIB setelah anjlok 3,08% pada hari Kamis (09/07). Adapun harga minyak Minyak Brent Berjangka juga melemah 0,66% di $42,07 per barel setelah jatuh 2,19% pada Kamis. 

Untuk sepekan, harga minyak Brent jatuh 1,71% dan harga WTI anjlok 3,44%. 

Mengutip Reuters Jumat (10/07) pagi, di kala banyak analis mengharapkan ekonomi dan permintaan bahan bakar bisa pulih dari pandemi covid-19, rekor kenaikan harian kasus covid-19 minggu ini di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar dunia, menimbulkan kekhawatiran tentang laju pemulihan.

Di Australia, pemerintah pada hari Jumat akan mempertimbangkan pengurangan jumlah warga yang diizinkan untuk kembali dari luar negeri ke negara itu, setelah pemerintah memerintahkan penutupan baru kota terpadat kedua di negara itu, Melbourne.

Amerika Serikat melaporkan sekitar 56.000 kasus covid-19 pada hari Kamis dan ini jumlah harian baru yang setidaknya melampaui 55.000 selama tiga hari berturut-turut telah mengutip data laporan. Pada hari Rabu, kasus virus di AS mencapai angka 60.000, peningkatan harian terbesar di negara mana pun sejak wabah mulai merebak.

Pasokan minyak mentah di AS naik hampir 6 juta barel pekan lalu menurut data Badan Informasi Energi (EIA) AS setelah analis memperkirakan penurunan lebih dari setengah angka itu.

Source : id.investing.com