Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada awal pekan ini masih akan bergerak menguat terhadap dolar AS.

Menurut pengamatannya, terdapat sentimen positif yang didorong karena data tingkat kematian akibat wabah Covid-19 menurun di beberapa negara pusat pandemi seperti AS, Italia, Spanyol, dan negara Eropa lainnya.

Data ini bisa diartikan bahwa masa puncak pandemi mungkin akan segera berlalu.

Selain itu, pergerakan aset berisiko pagi ini dengan indeks saham seperti Nikkei dan Hangseng bergerak positif, demikian juga indeks saham berjangka Amerika Serikat.

“Hari ini, Rupiah mungkin bisa turut menguat mengikuti sentimen positif pasar. Potensi rupiah di kisaran Rp 16.300-Rp 16.500,” kata Aris dalam riset hariannya, Senin (6/4/2020).

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Jumat pekan kemarin (3/4/2020) berada di level Rp 16.430 per dolar.

Level itu menguat bila dibanding pergerakan Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 16.495 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat pekan kemarin berada di level Rp 16.464 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 16.741 per dolar AS.

Source : suara.com