Pound Inggris jatuh pada Selasa (17/12) pagi setelah laporan menyebut bahwa Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berusaha menentukan batas akhir periode transisi Inggris setelah Brexit dan ini berarti menciptakan masalah baru negosiasi dengan Brussels.

Menurut laporan yang dilansir Reuters Selasa (17/12) pagi, sterling turun sebesar 0,7% ke $1,3236, di kala level puncak 1,5 tahun pada hari Jumat di $1,3516 terlihat menjadi level tertinggi jangka pendek sementara setelah mendapat dorongan reli tambahan pasca pemilihan umum di Inggris pekan lalu.

Revisi RUU Kesepakatan Pemisahan dari Johnson akan mengharuskan Inggris untuk mengatur pemisahannya dari Uni Eropa pada 31 Desember tahun depan, penyiar tv lokal melaporkan Senin.

Langkah ini menurunkan harapan Johnson akan mengambil pendekatan yang fleksibel terkait batas waktu akhir tahun 2020 dalam kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa setelah Inggris meninggalkan blok tersebut dan kini hampir pasti akan terjadi pada 31 Januari menyusul kemenangan Partai Konservatif pada pemilu Inggris.

Source : investing.com