Rupiah hari ini menguat di kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate alias Jisdor. Pada Senin (13/4) rupiah bertengger di level Rp 15.840 per dolar AS.

Rupiah hari ini menguat 2,46% dari posisi Kamis (9/4) yang berada di Rp 16.241 per dolar AS di kurs tengah BI.

Sementara itu rupiah juga berpotensi kembali menguat di pasar spot.  Minat investor pada aset berisiko menjadi faktor pendorong rupiah.

Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana mengatakan, masuknya aliran dana asing melalui pandemic bond turut mendorong penguatan rupiah. Meski begitu, perkembangan sebaran virus corona akan tetap jadi sorotan dari pelaku pasar.

“Sebab ini bisa berdampak pada dollar indeks dan harga minyak global,” ujar Fikri, Kamis (9/4).

Analis Monex Investindo Futures Faisyal menambahkan, hasil pertemuan OPEC+ yang menghasilkan keputusan akan memangkas produksi minyak juga akan menjadi sentimen positif. Sebab ini akan memicu pelaku pasar berani beralih ke aset yang lebih berisiko termasuk rupiah.

Karena itu, Faisyal memperkirakan rupiah akan bergerak di Rp 15.750-Rp 16.100 per dollar AS. Sementara Fikri memprediksikan, rupiah akan bergerak menguat di Rp 15.350-Rp 16.350 per dollar AS.

Source : kontan.co.id