Rupiah USD/IDR kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Jumat (12/06) pagi. Selain rupiah, mayoritas pasar mata uang Asia pun melemah lawan dolar AS dan ini menandakan kembalinya kekuatan dolar AS setelah Fed menahan suku bunganya dan memproyeksi ekonomi mengalami kontraksi 6,5% tahun ini.

Menurut data Investing.com, rupiah bergerak turun 1,30% di 14.197,0 per dolar AS sampai pukul 11.10 WIB setelah kemarin ditutup turun 0,25%. Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini lapor Bisnis.com Jumat (12/06) menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.257 per dolar AS, melemah 243 poin atau 1,73 persen dari posisi Kamis, (11/6/2020) di level Rp14.014.

Pada perdagangan Rabu (10/6/2020), pergerakan tukar rupiah di pasar spot berakhir melemah 40 poin atau 0,28 persen ke level Rp14.020 per dolar AS.

Rupiah sebelumnya dibuka melemah 40 poin atau 0,28 persen ke level Rp14.060 per dolar AS. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di level 14.060 – 14.213 per dolar AS.

Sebelumnya, analis memproyeksikan rupiah melemah tipis meski mengawali perdagangan naik Jumat. Analis menyebut pelaku pasar sudah memprediksi The Federal Reserve masih akan menahan suku bunga acuan 0 persen—0,25 persen. Posisi itu tidak akan berubah sampai akhir tahun, bahkan diperkirakan berlangsung hingga 2022.

Namun, kecemasan pelaku pasar datang dari proyeksi perekonomian The Fed yang lebih buruk dari sebelumnya. Bank Sentral Amerika Serikat itu memproyeksi ekonomi Negeri Paman Sam terkontraksi 6,5 persen atau jauh memburuk dari pertumbuhan 2 persen sebelumnya.

Selain rupiah sebagaimana dikutip dari Kontan Jumat (12/06), won Korea juga melemah 0,76%, ringgit Malaysia melemah 0,46%, yen Jepang melemah 0,31%, yuan China melemah 0,27%, rupee India melemah 0,25%. dan peso Filipina melemah 0,16% terhadap dolar AS.

Sementara itu, mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS, yang dipimpin oleh dolar Singapura yang menguat 0,10% terhadap dolar AS.

Sedangkan US Dollar Index naik 0,11% ke 96,845 pukul 11.42 WIB.

Source : investing.com