Rusia pada April 2020 mengekspor sebanyak 41,8 ton emas seharga $ 2,2 miliar, menurut data FCS, naik 14 kali lipat dibanding bulan April tahun lalu, dan hampir 4 kali lipat dibandingkan bulan Maret.

Negara penerima utama pada bulan April tetap Inggris – sebanyak 29,6 ton dengan nilai $ 1,6 miliar diikuti Swiss sebanyak 7,1 ton emas senilai $ 383 juta. Selainh itu, 5 ton emas seharga $ 277 juta di bulan April diekspor dari Rusia ke Turki.

Pertumbuhan ekspor emas dari Rusia pada bulan April diperkirakan karena berkurangnya permintaan domestik. CBR, Bank Sentral Rusia, yang selama beberapa tahun terakhir adalah konsumen emas terbesar di negara itu, memutuskan sejak April untuk menunda pembelian. Sementara industri perhiasan, meskipun bukan konsumen utama emas Rusia, juga menurunkan pembelian.

Pada awal April, bank dan trader pasar logam mulia mengeluhkan masalah pengiriman fisik emas di luar negeri karena pembatasan maskapai terkait dengan tindakan karantina wilayah, tetapi untuk logam mulia tersedia layanan udara khusus.

Hanya dalam 4 bulan di tahun 2020, ekspor emas dari Rusia berjumlah 71,9 ton dengan nilai $ 3,8 miliar, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu pertumbuhanya 7,9 kali lipat.

Sampai pukul 11.10 WIB, berdasarkan data investing.com Emas Berjangka turun 0.38% ke level $1.733 per ons, sementara emas spot XAU/USD turun 0.06% ke level $1.726 per ons.

Source : investing.com