Ilustrasi bendera Arab Saudi

Arab Saudi berjanji untuk melindungi ekonominya sambil meningkatkan kerja sama Internasional di saat para pemimpin negara yang tergabung dalam G20 sedang menghadapi tekanan imbas pandemi virus Corona (COVID-19).

Menteri Keuangan Arab Saudi, Mohammed Al-Jadaan yakin bisa melalui krisis ini. Krisis yang pernah dialami di masa lalu seperti geopolitik dan minyak dinilai lebih buruk dan bisa ditangani.

“Dunia masih hidup melalui COVID-19 dan ada banyak ketidakpastian di sekitar, tetapi saya optimis seperti biasa. Kami pulih dengan kuat karena ini tidak akan menjadi pengecualian,” kata Menteri Keuangan Arab Saudi, Mohammed Al-Jadaan dikutip dari CNBC, Senin (20/7/2020).

Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara G20 menggelar pertemuan pada Sabtu kemarin dan berjanji untuk melindungi kehidupan, pekerjaan, dan pendapatan masyarakat selama pandemi Corona.

“Kami menyaksikan apa yang terjadi di dunia. Kita harus berhati-hati karena pada akhirnya kehidupan masyarakat dan mata pencaharian masyarakat adalah yang terpenting,” kata Al Jadaan.

Berdasarkan Dana Moneter Internasional, ekonomi Arab Saudi yang terbesar di Timur Tengah diperkirakan mengalami kontraksi 6,8% tahun ini. Angka itu lebih tajam dari kontraksi 2,3% yang diperkirakan pada bulan April.

“Pada tahun 2020, seperti halnya setiap negara di dunia, kita cenderung melihat pertumbuhan negatif,” ucap Al Jadaan.

“Kami tetap waspada dan kami ingin melihat bagaimana hal-hal berkembang sepanjang kuartal III-2020. Kami akan mengatasi ini dan kami akan keluar lebih kuat,” tandasnya.

Source : detik.com