GBP/USD Inggris melemah terhadap dolar dan euro pada Jumat (25/10) pagi setelah seruan Perdana Menteri Boris Johnson untuk melaksanakan pemilihan anggota parlemen yang dipercepat menambah ketidakpastian yang lebih besar lagi atas pemisahan Inggris dari Uni Eropa.

Menurut laporan yang dilansir Reuters Jumat (25/10) pagi, sentimen untuk sterling kemungkinan tetap rapuh menjelang pertemuan Jumat malam setempat, rencananya pejabat Uni Eropa akan memutuskan berapa lama perpanjangan batas waktu bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa setelah tanggal 31 Oktober.

Pada tahap ini, pemilihan anggota parlemen tampaknya tidak mungkin dilakukan lantaran pihak oposisi utama dari Partai Buruh tidak memberi dukungan dan partai-partai oposisi lain juga telah menolak tawaran itu.

Pound melemah sebesar 0,14% menjadi $1,2841 di Asia pada hari Jumat. Untuk minggu ini, sterling berada dalam tren penurunan sebanyak 1,18% terhadap Dolar AS dan ini merupakan penurunan mingguan terbesar sejak 27 September.

Sterling turun 0,1% ke 86,49 pence per euro dan dalam tren penurunan mingguan sebesar 0,45%. Euro bertahan stabil di kisaran $1,1103 di Asia pada hari Jumat dan tetap dalam tren pelemahan mingguan 0,62%.

Source : investing.com