Tengah siang, harga emas spot tak kuat nanjak

Harga emas turun ke bawah US$ 1.900 pada awal perdagangan hari ini. Kamis (15/10) pukul 12.30 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.900,46 per ons troi, melemah 0,06% dari harga kemarin pada US$ 1.901,52 per ons troi.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat tipis ke 93,42 dari sebelumnya 93,38. Pergerakan harga emas dan dolar biasanya berkebalikan.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin kemarin mengatakan bahwa stimulus fiskal akan sulit tercapai sebelum pemilihan presiden pada 3 November mendatang. Hal ini menyebabkan pasar emas melemah.

Tapi, pelemahan harga emas diperkirakan terbatas. “Stimulus akan mengucur siapa pun yang menang pemilihan karena AS memang perlu paket stimulus meski kita tidak akan mendapatkan paket yang berarti sebelum pemilihan,” kata Bart Melek, head of commodity strategist TD Securities kepada Reuters.

Eli Tesfaye, senior market strategist RJO Futures menambahkan bahwa level US$ 1.900 per ons troi menjadi titik pertempuran bagi emas. “Pasar mencoba turun di bahwa level tersebut beberapa kali tapi potensi penurunan ini dibalikkan oleh permintaan akibat ketidakpastian pemilihan AS, stimulus, dan Brexit,” ujar dia.

Harga emas spot menguat 25,06% sejak awal tahun. Kenaikan harga emas dipicu oleh pelarian aset investasi dari pasar yang lebih berisiko akibat pandemi corona yang masih berlangsung dan kontraksi ekonomi berbagai negara di dunia.

Source : kontan.co.id