Yen safe bergerak melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Senin (23/09) petang di kala minat risiko yang meningkat usai pertemuan perdagangan dua hari antara Amerika Serikat dan Cina di Washington yang disebut sebagai perundingan yang produktif.

Dolar menguat 0,1% terhadap yen ke 107,72 pada pukul 02:58 ET (6:58GMT), sementara euro juga meningkat terhadap mata uang Jepang, naik 0,1% ke 118,66.

Volume perdagangan masih tipis lantaran pasar di Jepang ditutup libur.

Sebuah terobosan perdagangan AS-China tampaknya tidak mungkin terjadi setelah Presiden Donald Trump mengatakan kepada wartawan pada Jumat silam bahwa ia “tidak mencari” kesepakatan sebagian, dan para pejabat Cina tanpa diduga membatalkan kunjungan sebagai niat baik kepada para petani AS.

Selama akhir pekan, kantor Perwakilan Dagang AS mengeluarkan pernyataan singkat yang menyatakan perundingan dua hari dengan Cina sebagai sesuatu yang “produktif.” Kantor tersebut menambahkan bahwa perundingan tingkat tinggi di Washington akan berlangsung pada bulan Oktober seperti yang direncanakan sebelumnya.

Kementerian Perdagangan Cina, dalam sebuah pernyataan singkat, menggambarkan perundingan itu sebagai sesuatu yang “konstruktif”, dan mengatakan mereka juga telah melaksanakan pembicaraan yang baik tentang “aturan terperinci” untuk menghadapi perundingan pada bulan Oktober.

Selain itu, AS menghapus tarif untuk lebih dari 400 produk Cina sebagai tanggapan atas permintaan dari perusahaan-perusahaan AS.

Meskipun nada perundingan membaik, pasar masih belum yakin tentang kemungkinan kesepakatan segera terwujud.

Terhadap sejumlah mata uang, dolar bergerak datar di kisaran 98,18 dan sedikit berubah terhadap euro pada 1,1008.

Pound Inggris melemah 0,14% capai 1,2457, setelah jatuh dari tingkat tertinggi dua bulan pada Jumat lalu akibat mundurnya harapan kesepakatan Brexit. Pada hari Senin, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga memperingatkan kemungkinan sebuah terobosan.

Source : investing.com