Harga Emas Makin Naik Ditopang oleh Kekhawatiran Omicron

Harga emas naik pada hari Senin (29/11), di tengah kekhawatiran atas dampak varian omicron COVID-19 yang kemungkinan tahan terhadap vaksin memberikan dorongan pada logam kuning safe haven.

Harga emas berjangka makin naik 0,49% di $1.796,90/oz pukul 13.20 WIB.

Kasus baru varian omicron ditemukan di Belanda, Denmark, dan Australia selama akhir pekan, bahkan di lebih banyak negara, termasuk Jepang, pembatasan perjalanan yang diberlakukan.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa perlu waktu untuk meneliti strain tersebut dan telah mengklasifikasikannya sebagai “varian yang menjadi perhatian”. Dua ahli kesehatan Afrika Selatan, termasuk ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan Angelique Coetzee, menyarankan varian omicron hadir dengan gejala ringan sejauh ini.

Zona euro lebih siap untuk menghadapi dampak ekonomi dari gelombang baru infeksi COVID-19 atau varian omicron, kata Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde.

Di seberang Atlantik, Presiden Federal Reserve AS Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada hari Jumat bahwa ia berharap momentum ekonomi AS akan membawanya melalui gelombang kasus COVID-19 berikutnya, dan ia mengatakan tetap terbuka untuk mempercepat kebijakan laju pengurangan aset bank sentral.

Di Asia Pasifik, penjualan ritel Jepang tumbuh 0,9% tahun ke tahun di bulan Oktober. Di Australia, laba operasional kotor perusahaan tumbuh 4% kuartal ke kuartal di kuartal III tahun 2021.

Penurunan harga juga membuat permintaan emas fisik meningkat di pusat utama Asia selama minggu lalu. Dealer di India juga bersiap atas kemungkinan lonjakan saat musim pernikahan berlangsung.

Di logam mulia lainnya, perak naik 2%, platinum melonjak 1,74% dan palladium melonjak 1,6% pukul 13.24 WIB.

Source : id.investing.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *